Kubu Raya post author Kiwi 04 September 2026

Lanud Supadio Terima Kunjungan Siswa Seskoal A-66, Bahas Strategi Operasi Udara Tangani Karhutla

Photo of Lanud Supadio Terima Kunjungan Siswa Seskoal A-66, Bahas Strategi Operasi Udara Tangani Karhutla

KUBU RAYA, SP - Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Supadio menerima kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) A-66, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Briefing Ops Lanud Supadio tersebut menjadi forum bertukar wawasan dan pengalaman mengenai pelaksanaan tugas serta operasi TNI, khususnya terkait dukungan operasi udara dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat.

Kunjungan diawali dengan sambutan Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han.

Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan para siswa Seskoal A-66 dan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan gambaran mengenai peran serta tugas Lanud Supadio dalam mendukung pelaksanaan operasi di wilayah Kalimantan Barat.

“Kami menyambut baik kunjungan siswa Seskoal A-66 ke Lanud Supadio. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman, khususnya mengenai pelaksanaan tugas serta dukungan operasi TNI di wilayah Kalimantan Barat,” ujar Sidik.
Menurutnya, karakteristik wilayah Kalimantan Barat dengan kondisi geografis yang luas serta berbagai potensi kerawanan membutuhkan kesiapan dan kemampuan koordinasi antarsatuan.

“Dalam pelaksanaan tugas, sinergi dan koordinasi antarsatuan menjadi hal yang sangat penting. Setiap unsur memiliki peran masing-masing dan harus mampu bekerja secara terpadu untuk mendukung keberhasilan operasi,” katanya.

Paparkan Operasi Udara Penanganan Karhutla

Setelah sambutan Danlanud, kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio mengenai pelaksanaan operasi udara dalam mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai berbagai bentuk dukungan operasi udara, termasuk kesiapan satuan, koordinasi dengan unsur terkait serta pelaksanaan kegiatan di lapangan dalam membantu penanganan karhutla.

Sidik mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan sekaligus kemampuan merespons kondisi secara cepat.

“Karhutla merupakan persoalan yang membutuhkan respons cepat dan koordinasi yang baik. Dukungan operasi udara menjadi salah satu bagian penting, terutama dalam membantu pemantauan wilayah dan mendukung upaya penanganan di daerah yang terdampak,” jelasnya.

Ia menambahkan, Lanud Supadio terus menjaga kesiapan personel dan sarana pendukung untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang membutuhkan pengerahan kekuatan udara.

“Kami akan terus menjaga kesiapan operasional, baik personel maupun sarana pendukung, sehingga ketika dibutuhkan dapat memberikan dukungan secara optimal,” tegasnya.

Wadah Pembelajaran dan Pertukaran Pengalaman

Danlanud Supadio berharap kunjungan KKDN tersebut tidak hanya menjadi agenda akademik bagi para siswa Seskoal, tetapi juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan dan memahami dinamika pelaksanaan tugas TNI di wilayah.

“Kami berharap apa yang diperoleh selama kunjungan ini dapat menjadi tambahan wawasan bagi para siswa Seskoal dalam memahami pelaksanaan tugas di lapangan. Semoga pertukaran pengalaman ini juga semakin memperkuat sinergi dan pemahaman antarmatra,” pungkas Sidik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pertukaran informasi antara siswa Seskoal A-66 dengan jajaran Lanud Supadio terkait pelaksanaan tugas, operasi udara, serta dukungan penanganan karhutla di Kalimantan Barat. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda